
Perjalanan dan pariwisata memiliki
dampak negatif yang cukup besar bagi lingkungan, karena memberikan emisi
gas rumah kaca setiap tahunnya. Konsumsi kita sebesar 25 persen berasal
dari sumber daya alam bumi, lebih besar daripada kemampuan planet kita
untuk mengisi mereka dan untuk mempertahankan kehidupan di bumi.
Apa dampak yang akan ditumbulkan akibat perjalanan yang tidak ramah lingkungan?
Pada tahun 2011, emisi CO2 berada dalam
level tertinggi yakni 34,83 Juta Ton. Masih pada tahun yang sama emisi
global dari carbon dioxide telah meningkat sebesar 106 persen.
Dampak apa yang dimiliki oleh para pemilik industri perjalanan?
Pariwisata memiliki tanggungjawab
sebesar 5 persen atas emisi global CO2 dan berkontribusi sebesar 4,6
persen atas pemanasan global. Belum lagi sektor transportasi, termasuk
udara, mobil, dan kereta dirata-ratakan mereka menyumbang sebesar 75
persen emisi. Belum lagi perhotelan yang menyumbang emisi karbon atas
penggunaan listrik sebesar 29,53 Kg CO2.
Bagaimana cara kita mengurangi jejak karbon kita?
Pertama, pilihlah perusahaan
penerbangan atau hotel yang memberikanmu batas jejak karbon dan
memberikan kesempatan untuk mendonasikan pohon atas namamu ketika kamu
melanggar batas tersebut.
Kedua, Hindari perjalanan udara kalau masih memungkinkan untuk menggunakan kereta.
Ketiga, Berliburlah ke lokasi wisata yang dekat dengan rumah.
Keempat, kalau kamu memang
perlu menggunakan pesawat, pastikan booking tiket dengan cara yang
praktis (online) dan pastikan perusahaan penerbanganmu mendaurulang sisa
makanan dan sampah dari konsumsi penumpang pesawat.
Kelima, perlakukanlah kamar hotel seperti kamar di rumahmu sendiri. Seperti matikan listrik dan AC ketika tak dipakai.
Keenam, jangan sewa mobil di waktu libur, gunakan sepeda atau berjalan kaki.
Ketujuh, gunakan gadget yang
dapat dicharge ulang, hindari penggunaan baterai sekali pakai. Kalau ada
gadget yang menggunakan tenaga matahari akan lebih baik.
Kedelapan, dukung komunitas lokal yang kamu kunjungi dengan membeli makanan atau barang dari supplier lokal.
Semoga tips ini bermanfaat khususnya buat kamu yang sering traveling dan berpetualang
Ribet sedikit untuk keberlanjutan bumi, kenapa harus malas? Toh bumi
tempat kita tinggal, ya kecuali kita sudah punya tempat tinggal baru
selain bumi..(MN/GreenRanger)
Ribet sedikit untuk keberlanjutan bumi, kenapa harus malas? Toh bumi
tempat kita tinggal, ya kecuali kita sudah punya tempat tinggal baru
selain bumi..(MN/GreenRanger)
0 comments:
Post a Comment