Kehidupan sehari-hari umat manusia sudah banyak tertolong oleh teknologi. Bahkan, beberapa pekerjaan spesifik telah terganti dengan teknologi. Seperti yang bisa kita lihat, astronot sudah tergantikan dengan robot, dan Google sudah hampir sempurna dalam mengembangkan mobil otomatis tanpa pengemudi.
Dengan itu, tentu banyak sekali barang di sekitar kita yang kini nilai gunanya menjadi turun, karena teknologi menawarkan banyak kepraktisan. Jika kita urutkan sejak zaman dahulu, tentu sudah banyak sekali barang yang hilang karena kemajuan teknologi. Kini disaat teknologi makin maju, tentu makin banyak yang akan hilang. Apa sajakah itu? berikut ulasannya.
Media cetak
Tergusur teknologi 2016 Merdeka.comMedia cetak adalah korban teknologi yang paling nyata. Masyarakat kini lebih suka menggulir layar smartphone mereka daripada membeli majalah atau koran. Nilai fisik dari majalah atau koran, tidak lebih utama dari jumlah sosial media yang dimiliki.
Time Inc. adalah salah satu contohnya. Time Inc. adalah perusahaan percetakan yang punya eksistensi hampir seabad dengan mencetak majalah seperti People, Fortune dan Sports Illustrated. Namun di 2015 lalu, mereka kehabisan nafas hingga harus merambah ke dunia periklanan digital. Majalah sendiri pun sudah mulai mengandalkan jurnalisme di media online. Salah satu contohnya adalah LIFE, dan Entertainment Weekly.
Uang, kunci, dan kartu identitas
Tergusur teknologi 2016 Merdeka.comUang sudah mulai tak dipergunakan untuk transaksi, di mana masyarakat kini menggunakan kartu debit atau kredit yang disediakan bank. Bahkan dalam beberapa tahun mendatang, kartu kredit sudah akan tergerus dengan hanya sebuah sidik jari.
Semua orang memiliki sidik jari yang berbeda, dan ketika teknologi pemindai sidik jari telah sempurna, semua hal akan diselesaikan hanya dengan sidik jari tersebut. Kunci rumah, kartu kesehatan, bahkan kartu identitas, akan tersimpan di balik jari-jari kita.
Air mineral botol
Tergusur teknologi 2016 Merdeka.comKini sudah tersedia teknologi bernama 'bobble water bottle.' Di mana botol minuman ini dapat menyaring kuman dari air mentah yang keluar dari keran, agar langsung bisa kita minum. Botol ini muncul karena keresahan lingkungan, karena di Amerika Serikat saja, 14juta botol plastik dibuang setiap hari.
Kini, negara-negara maju telah memakai ide teknologi ini untuk mengurangi jumlah limbah plastik. Bahkan, air kran siap minum sudah tersedia di berbagai belahan Bumi. Bukan tidak mungkin botol air mineral plastik lama kelamaan tak akan terlihat lagi di supermarket.
Arloji
Tergusur teknologi 2016 Merdeka.comTak bisa dipungkiri lagi, meski arloji yang sebenarnya adalah aksesoris yang tak lekang waktu, smartwatch menawarkan hal yang lebih dari sekedar penunjuk waktu. Masyarakat pun lebih memilih arloji canggih yang dapat melakukan panggilan, membalas email, bahkan memeriksa tekanan darah.
Arloji canggih ini akan segera digunakan sebagai piranti pengganti. Salah satunya menjadi kunci untuk membuka mobil atau kamar hotel, mengganti fungsi ATM atau kartu kredit menjadi mobile payment, dan sensor sidik jari untuk login di situasi yang membutuhkan kata sandi.
Bahkan menurut sebuah lembaga riset pasar bernama Strategy Analytics, di tiga bulan terakhir 2015, jumlah pengiriman secara global dari smartwatch mengalahkan jumlah pengiriman dari arloji Swiss. Ini menandakan akan segera ditinggalkannya dunia arloji, terganti dengan smartwatch.
Album foto
Tergusur teknologi 2016 Merdeka.comSadarkah Anda bahwa album foto sudah tak lagi ada di zaman sekarang? Dulu, semua orang memiliki album foto untuk kenang-kenangan. Namun sejak era kamera digital, foto-foto tersimpan rapi secara digital di penyimpanan komputer dan smartphone kita masing-masing. Sosial media seperti Instagram pun menawarkan kita untuk mengabadikan berbagai momen hidup kita, di sebuah galeri yang bisa dinikmati semua orang.
Bahkan, kini foto-foto lama yang berada dalam album foto atau pigura lawas, justru di-scan dan direproduksi ulang agar semua menjadi digital. (MN/Indra Cahya)

0 comments:
Post a Comment