Home » » MOVIE: Review - ‘Pitch Perfect 2’

MOVIE: Review - ‘Pitch Perfect 2’

They’re back, pitches! Setelah sukses bikin penonton pengin gabung di grup acapella di film pertamanya, Barden Bellas kembali lagi bikin penonton pengin ikutan nyanyi dan goyang di sekuelnya, ‘Pitch Perfect 2.’

Film dibuka dengan penampilan Barden Bellas di Lincoln Center. Di antara penontonon ada juga Presiden Obama dan First Lady Michelle Obama. Sayangnya, Fat Amy (Rebel Wilson) mengalami wardrobe malfunction parah. Kejadian itu akhirnya bikin mereka dilarang tampil di kompetisi acapella. Kecuali, mereka berhasil memenangkan kompetisi acapella internasional yang belum pernah dimenangkan oleh tim Amerika. Dari situlah petualangan mereka kali ini dimulai.

DSM!            

Karena itu juga, salah satu jatah penampilan mereka dikasih ke grup acapella lain, Das Sound Machine dari Jerman. Kelompok ini bakal jadi musuh bebuyutan para Bellas. Mereka selalu pakai pakaian hitam, terus penampilan mereka energik dan harmonis buanget. Dan antara ngerasa terintimidasi, Beca (Anna Kendrick) juga kagum banget sama mereka, terutama leader-nya. Setiap kali ketemu, bukannya ngatain, Beca malah kepeleset lidah dan ngasih pujian.

“Dasar lo, udah cakep, tinggi lagi!”

Waktu nonton di bioskop waktu press screening sih suasanya pecah banget. Penonton dibikin terbahak-bahak oleh jokes singkat dan kepribadian anggota Bellas yang beda-beda dan unik. Tapi setelah saya pikir-pikir lagi, kalau kamu nggak ngikutin film sebelumnya, mungkin kamu akan sedikit bingung kayak, ‘Lucunya di mana?’ Leluconnya juga singkat-singkat aja sebenernya, tapi tetep lucu. Kalau kamu ngerti.


Ada lumayan banyak cameo di film ini, termasuk dari grup acapella beken Pentatonix. Menurut saya Fat Amy mencuri perhatian banget. Kayaknya dia ngomong dikit juga lucu, deh. Penampilan dari si anak baru, Emily (Hailee Steinfield) juga. Nggak nyangka Hailee yang imut gitu bisa juga tampil kocak. Film ini juga jadi film panjang pertama yang disutradarai Elizabeth Banks (itu loh, yang jadi Effie Trinket di seri The Hunger Games).

 
Secara keseluruhan, walaupun karakternya kurang digali dan ceritanya mudah ditebak, film ini tetap menghibur banget. Lagu-lagunya juga, sekalipun banyak yang nggak kamu kenal, pasti masih tetap bikin pengen bergoyang berkat aransemennya yang asik. Satu lagi, kalau film pertamanya terkenal dengan Cups sekaligus koreografi singkat (tapi nggak gampang) dengan properti gelas plastik, di film ini juga bakalan ada koreografi baru yang diperkenalkan di final. Tapi koreo yang baru ini harus ramean, garing kalau sendiri.

Biar makin penasaran, nonton dulu nih trailer-nya.


Selamat menonton! Ayo, pemanasan vokal dulu sebelum ke bioskop. Aku suara satu, kamu suara dua, Burhan suara hewan~

Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : FACEBOOK | TWITTER | INSTAGRAM
Copyright © 2008-2016. DMY OFFICIAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by DMY OFFICIAL
Proudly powered by Blogger