Memfoto diri sendiri alias selfie, kemudian
mengunggahnya di jejaring sosial belakangan ini sedang populer. Namun
sebaiknya jangan jadikan aktivitas ini sebagai kebiasaan jika tak ingin
kesehatan mental Anda terganggu.
Dikutip dari BBC, Jumat
(11/4/2014), menghabiskan banyak waktu untuk mengunggah foto dan
'mengamati' foto-foto orang lain secara berlebihan bisa membuat
seseorang, khususnya wanita, merasa insecure atau tidak aman terhadap
citra tubuhnya sendiri. Ini tentu akan berpengaruh terhadap mentalnya
kelak, terutama jika berhubungan dengan kondisi tubuh.
Studi yang
dilakukan oleh University of Strathclyde, Ohio University dan
University of Iowa ini juga menyimpulkan bahwa semakin banyak wanita
melakukan selfie dan mengunggahnya di media sosial, maka semakin mereka
merasa dirinya negatif.
Untuk membuktikan kesimpulan tersebut,
para peneliti dari ketiga universitas tadi melakukan survei terhadap 881
mahasiswi di Amerika Serikat. Responden ini harus menjawab pertanyaan
tentang frekuensi penggunaan media sosial, pola makan dan olahraga,
serta citra tubuh masing-masing.
Hasil penelitian yang
dipresentasikan pada sebuah konferensi di Seattle, tidak menemukan
adanya hubungan antara kebiasaan selfie dan mengunggahnya di media
sosial dengan gangguan makan. Namun justru ditemukan adanya keterkaitan
antara banyaknya waktu yang dihabiskan untuk mengamati foto-foto di
media sosial dan perbandingan negatif citra tubuh.
Semakin banyak
waktu yang dihabiskan wanita untuk melihat-lihat foto teman-temannya di
media sosial, maka semakin mereka dibandingkan tubuhnya sendiri dengan
orang lain. Ini tentu akan membuat mereka merasa negatif tentang
penampilannya.
"Menghabiskan lebih banyak waktu di media sosial
tidak berhubungan dengan pola makan, tapi justru mengarah pada citra
tubuh yang buruk," papar Petya Eckler, peneliti dari University of
Strathclyde, Glasgow.
Citra tubuh adalah pengertian seseorang
terhadap identitas dirinya sendiri, terutama tentang cara pandangnya
terhadap kondisi fisik. Fenomena global yang saat ini sedang banyak
diperhatikan adalah citra tubuh mengenai berat badan dan bentuk tubuh
ideal, yang kemudian bisa dengan mudahnya mempengaruhi mental seseorang.
"Mereka
yang masih berusia muda biasanya membandingkan diri mereka dengan
foto-foto orang lain di media sosial. Yang berbahaya, mereka pada
akhirnya merasa bersalah jika tubuh mereka tak seperti yang mereka
lihati dari orang lain pada media sosial," lanjutnya.(MN/Ajeng Annastasia Kinanti /up)
Sedang Populer, Selfie Tak Baik untuk Kesehatan Mental
Related Articles
Kalau kamu suka artikel DMY Official Klik Disini, atau berlangganan untuk menerima konten yang lebih besar persis seperti itu.

0 comments:
Post a Comment