Home » » 5 Kalimat Penghibur Diri

5 Kalimat Penghibur Diri

Ilustrasi
Ada kalanya setiap manusia mengalami kegagalan/down. Namun ada beberapa tipe orang yang apabila mengalaminya, dia langsung bisa bangkit. Dan bangkitnya ini macam-macam, ada yang bangkit karena keadaan, karena teman, ada juga yang bangkit karena diri sendiri.

Dan salah satu cara bangkit dari diri sendiri biasanya dengan menghibur diri. Orang yang gagal menghibur diri dengan kalimat-kalimat sakti yang dengan instan bisa mengobati hati. Ya meski sewaktu-waktu bisa terasa sakit lagi, yang penting di depan bisa terhindari dari bully.

Biasanya ini nih yang jadi kalimat untuk menghibur diri…

“Gue masa depannya.”
Terlalu banyak memiliki harapan, maka akan banyak juga kecewa yang berdatangan. Di dunia ini, banyak sekali orang yang harapannya nggak kesampean, jadinya, ya cuma ngarep dan ngeyal khususnya dalam hal percintaan.

Seringnya, ketika nggak bisa memiliki seseorang, yang bisa dilakukan orang tersebut hanyalah berandai-andai. Dan ketika sedang berandai pacaran sama orang yang disuka. Biasanya teman terdekat (yang seneng ngeledek) suka bikin jiper dengan bertanya, “Emang lu siapanya?”

Karena takut makin diledekin kalau ngejawab, “Bukan siapa-siapanya,” yaudah deh, jadinya jawab, “Gue.. gue masa depannya!”

Kegeeran plus ngarep jadi satu.

“Belom rejeki.”
Khusus untuk kalimat ini, biasanya sering diucapkan ketika dia kehilangan benda atau gagal memiliki benda tersebut. Misal, ada orang yang lagi mau beli HP, kemarin pas lihat masih ada dan diskon 90% persen, tapi karena belum punya duit, jadinya belinya besok aja. Tapi, begitu besoknya ke sana, eeeeeh, ternyata abis. Yaudah, kalau udah gitu ya cara menghiburnya, “Yah, belom rejeki.”

Tapi emang sih, di balik ucapan “belom rejeki” pasti terdapat kekecewaan yang cukup besar. Apalagi kalau diskon 90 persennya beneran.

“Semua pasti ada hikmahnya.”
Ketika kita telah melakukan sesuatu, dan hal yang telah kita lakukan tersebut ternyata gagal, hal yang pertama kali dirasakan adalah nyesek. Udah usaha, doa, ngarep, bahkan udah banyak yang tau, dan ujungnya gagal, kayaknya emang wajar kalau perasaan nyesek tiba-tiba dateng. Nggak pake salim dulu lagi.

Kalau sudah begitu, kalimat “semua pasti ada hikmahnya” memang ampuh sebagai obat pengurang rasa nyesek. Ya mungkin dengan mengucapkan ini, timbul rasa percaya diri dan pemikiran, “Mungkin aja abis gagal meraih yang ini, dapet yang lebih baik lagi dari yang ini.”

“Gue bukan jomblo, gue single.”
Mendengar kata “jomblo” kesan pertama kali yang timbul di benak orang adalah sekumpulan orang yang nggak laku, sekumpulan orang yang serba sendirian, dan sekumpulan orang yang pantas tinggal di dalam gunung.

Iya, barusan emang lebay. Biarin aja.

Maka dari itu, agar terhindar dari kesan yang hina, banyak orang yang kalau dibilang, “Dasar jomblo!” sering berkelit dengan, “Gue bukan jomblo, tapi single” dengan dalih single lebih terhormat daripada jomblo.

Padahal mah sama aja. Sama-sama nggak punya pacar.

“Jodoh pasti bertemu.”
Untuk kalimat ini, kayaknya hampir semua orang yang gagal memiliki hati orang lain, bakalan serentak ngomong, “Ah, kalau jodoh juga pasti bertemu.” (MN/Dara Prayoga)
Share this article :

0 comments:

Post a Comment

 
Support : FACEBOOK | TWITTER | INSTAGRAM
Copyright © 2008-2016. DMY OFFICIAL - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by DMY OFFICIAL
Proudly powered by Blogger